• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

Tampilkan postingan dengan label info humas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info humas. Tampilkan semua postingan

Tarawih Keliling bersama Kapanewu Sleman, Ramadhan 1442 H di Lintas Sektor Kecamatan Sleman

Tarawih Keliling Kecamatan Sleman
Dalam menindaklanjuti gerakan mencegah penyebaran Covid-19 di masa Ramadhan 1442 H. Segenap struktural pemerintahan kapanewon sleman melaksanakn kegiatan tarawih keliling di beberapa masjid daerah kecamatan sleman. kegiatan tersebut diikuti oleh kapanewu sleman, kua sleman, dan kapolsek sleman. Dengan membagikan masker kepada takmir masjid, serta mengingatkan akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan ketika melaksanakan tarawih berjamaah. 
Share:

Tandai HAB ke 79, KUA Sleman berlakukan daftar nikah secara online


Bertepatan dengan Hari Amal Bakti (HAB) ke 79 Kementerian Agama Republik Indonesia, KUA Kecamatan Sleman Lanching daftar nikah secara online.
Menurut Agung Nugraha, Kepala KUA Kec. Sleman, pendaftaran nikah secara online ini merupakan optimalisasi SIMKAH WEB (sistem Informasi Manajemen Nikah) yang berbasis WEB yang sudah dijalankan sejak bulan November 2018. Menurutnya, "setelah satu tahun berjalan dengan keunggulan setiap pengantin mendapat kartu nikah, tahun ini saatnya daftar online". Ini sejalan dengan era 4.0", imbuhnya.


Share:

Prosedur sertifikasi halal



Bagi yang hendak mengurus sertifikasi produk halal, berikut adalah persyaratan yang diperlukan dan prosedurnya. Semoga bermanfaat.
Share:

Verifikasi dan validasi data rumah ibadat dan tempat ibadat

Tim verifikasi memimpin rapat

Status dan legalitas Rumah Ibadah merupakan hal yang sangat penting untuk mendukung kenyamanan umat beragama dalam beribadah.

Berkenaan dengan hal tersebut, Bupati Sleman telah menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 12.2 Tahun 2019 Tentang Izin Mendirikan Bangunan Rumah Ibadat, Tempat ibdat dan Rumah Ibadat Sementara.

Terkait dengan hal tersebut pada Rabu, 16/10/2019 diselenggarakan Verifikasi dan Validasi Data Rumah Ibadat dan Tempat Ibadat.

Berdasar data awal, dari 1.600 masjid, ada 1.254 masjid yang siap Verifikasi dan 346 masjid yang masih perlu diklarifikasi.

Dalam penjelasannya Drs. H. Najmudin, M.Par selaku anggota tim dari FKUB menjelaskan, berdasar data yang sudah masuk, dapat  diklasifikasi menjadi dua kelompok besar. Yaitu kelompok yang bisa langsung ditindak lanjuti, berupa  Sultan Ground, Hak Guna Bangunan, Badan Hukum atau wakaf langsung lolos verifikasi.

Adapun tanah yang masih berupa Hak Milik, Kas desa dan letter C perlu tindak lanjut terkait status tanah tersebut.

Setelah data lengkap dan siap verifikasi akan diajukan ke Bupati untuk diterbitkan SK bupati untuk ditindaklanjuti.

Setelah terbit SK Bupati, baru akan diproses di DPMIPT.  Untuk proses tersebut takmir masjid/pemohon perlu melengkapi persyaratan berupa :
1. Alas dari status tanah berupa FC sertifikat atau surat pernyataan bahwa tanah tersebut direlakan untuk didirikan untuk rumah ibadah bermaterai 6.000 dan diketahui desa sampai kecamatan.
2. Permohonan rekomendasi dari FKUB dan Kemenag.
3. Pernyataan  Lokasi dan batas batasnya
4. Data pengurus
5. Data jumlah pemakai
6. Jadwal kegiatan ibadah.

Diantara isi perbub ialah memudahkan pengurusan IMB melalui dispensasi. Hal ini merupakan komitmen kepala daerah untuk memberikan jaminan dan rasa aman bagi pemeluk agama dalam melaksanakan ibadat sesuai keyakinannya serta terciptanya kerukunan antar umat beragama.
Share:

Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Kemenag Sleman 1440 H

Drs.  H. Sa'ban Nuroni, MA.

Bertempat di RM Pringsewu, Rabu 15/10/19 diselenggarakan evaluasi penyelenggaraan ibadah haji kemenag kab. Sleman tahun 1440 H. 

H. Ujang Sihabuddian, Kasi PHU Kemenag Sleman  dalam pengantarnya menyampaikan bahwa tahun 1440 H ini, jamaah haji Sleman berjumlah 1.406 jamaah, 2 orang wafat yaitu Slamet Ismail (gamping), Ahmad Ihsan (Ngemplak).  Ujang juga menyampaikan bahwa hingga saat ini masih ada satu jamaah  Harami Rofiudin Ismail masih di RS an nur mekkah karena belum layak terbang.

Diantara evaluasi yang muncul, antara lain :
1. Pelaksanaan manasik yang terlalu mepet, karena dilaksanakan pada bulan syawwal. Padahal secara umum pelunasan lebih awal.
2. Silabus terbaru sudah bagus akan tetapi  agak terlambat sehingga ada beberapa pemateri kesulitan menyesuaikan.
3. Beberapa jamaah mutasi yang tidak mendapatkan pakaian parijotho.

Menanggapi beberapa catatan evaluasi tersebut, Kepala Kantor Kemenag Sleman, Drs. H. Sa'ban Nuroni, MA. menyatakan bahwa diatas semua evaluasi tersebut secara umum DIY, terlebih Sleman mendapatkan apresiasi yang baik didalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 1440 H.

Menutup kegiatan ini, Sa'ban Nuroni menyampaikan tahun 2020 penyusunan kloter berbasis kecamatan dan menekankan agar KUA segera merespon pesan Dirjen Haji agar segera melaksanakan program Manasik Sepanjang Tahun. Beliau juga mengapresiasi KUA Sleman yang telah merintis kegiatan tersebut. (ran)






Share:

KUA Sleman selenggarakan Manasik Mandiri bagi Jamaah 2020

Drs. H. Sigit Warsito, MA membuka manasik

Bertempat di Masjid Besar Sleman Kota, Selasa, 25/06/19 KUA Kecamatan Sleman selenggarakan Ta'aruf Calon Jamaah Haji Kecamatan Sleman tahun 2020.

H.R. Agung Nugraha, MA., Kepala KUA Kecamatan Sleman, menyampaikan bahwa maksud penyelenggaraan kegiatan ini adalah disamping untuk saling mengenal diantara jamaah se kecamatan Sleman, juga untuk menyamakan persepsi bagi jamaah haji akan perlunya ngaji manasik lebih awal. Karenanya ia berharap setelah acara ta'aruf jamaah haji bersedia untuk meluangkan waktu seminggu sekali mengaji dalam rangka persiapan keberangkatan tahun 2020. Ia menyatakan siap memberikan fasilitasi pemateri, sedang untuk  tempat bekerjasama dengan Takmir Masjid Besar Sleman Kota juga sudah siap.

Kepala Bidang Haji dan Umroh Kemenag DIY, Drs. H. Sigit Warsito, MA menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan bahwa di Jogja akan dijadikan percontohan manasik sepanjang tahun, dimana KUA kecamatan akan diinstruksikan untuk memberikan fasilitasi pembinaan bagi calon camaah setidaknya 2 tahun sebelum keberangkatan. Menurut Sigit Warsito, kegiatan ini sejalan dengan arahan dari dirjen haji bahwa kedepan kloter akan berbasis kecamatan. Ia juga menyatakan bahwa  kementerian kesehatan melalui puskesman juga telah melakukan pembinaan disisi kesehatan 2 tahun sebelum berangkat.

Sigit Warsito berharap langkah KUA Sleman ini bisa menjadi pemacu KUA lain untuk segera berkoordinasi  menyiapkan kegiatan pembinaan. (ran)
Share:

Sleman tuan rumah Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) DIY

Bertempat di kompleks perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman, Kamis-Sabtu 04-06 April 2019 ini, Kabupaten Sleman mendapat kesempatan menjadi tuan rumah Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Kegiatan STQ diawali dengan Rapat Kerja Daerah Lembaga Pengembangan Tilawati Qur'an (LPTQ) Tingkat DIY pada hari Kamis, 04 April 2019 di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Sleman, dilanjutkan  pembukaan pada Jum'at, 5 April 2019 di Bangsal Kantor Bupati Sleman, kemudian pelaksanaan berbagai macam cabang lomba STQ pada hari Sabtu, 06 April 2019 dilaksanakan tersebar di beberapa kantor pemda Kab. Sleman.

Untuk memeriahkan acara, dilakukan pawai ta'aruf dan Bazzar yang menampilkan beraneka ragam produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengan (UMKM) kabupaten Sleman. Penutupan direncanakan pada hari sabtu, 06 April 2019 pukul 15.00 WIB.

Share:

Gerakan Menikah Menanam KUA SLeman

Kepala KUA Sleman, Agung Nugraha, dan Gerakan Menikah Menanam

Pernikaahn bukan sekedar urusan dua manusia. Ia adalah tahap awal dari sejarah manusia. oleh karenanya, pernikahan perlu dimaknai.  Gerakan Menikah Menanam menjadi salah satu ikhtiar menyiapkan air dan kehidupan bagi generasi yang akan datang.
Share:

Visi dan Misi KUA Kecamatan Sleman

Visi dan Misi KUA Kec. Sleman

Share:

Agung Nugraha : rintis ketahanan keluarga berbasis masjid

Disamping terus meningkatkan kualitas layanan nikah dan rujuk, KUA Kecamatan Sleman mempunyai komitmen kuat membangun ketahanan keluarga. Hal ini dipandang penting dan mendesak mengingat kecenderungan meningkatnya tingkat perceraian. "kami tidak rela apabila pasangan yang kami catat pernikahannya, kemudian bercerai, bahkan hanya dalam hitungan beberapa tahun", demikian diantara materi sambutan dan perkenalan Agung Nugraha kepada tokoh masyarakat saat pisah sambut kepala KUA Kecamatan Sleman.

Menurut Agung, sejak menjadi penghulu di KUA Turi ia telah merintis pendampingan pengantin. Karenanya ia menginisasi pembinaan Pasca nikah. Kemudian mengusulkan konsep tersebut kepada Kepala KUA, mengundang pasangan nikah antara 5 sampai 7 tahun untuk dilakukan pembinaan dengan alokasi anggaran Biaya Operasional (BOP). pertimbangannya, rentang waktu pernikahan tersebut rentan terjadi konflik dan masalah hubungan dalam keluarga. Kegiatan tersebut berjalan beberapa kali, kemudian terhenti karena perubahan kebijakan pengelolaan BOP KUA. 

Pola pembinaan lain yang ditempuh ialah melalui pembentukan kelompok-kelompok pengajian suami istri, dengan nama Pengajian As Sakinah untuk merintis keluarga sakinah, Agung berkeliling ke beberapa kelompok pengajian, bersama mengaji, menyanyi lagu Mars DBKS (Desa Binaan Keluarga Sakinah) dan Mars BP4, serta pebinaan ekonomi jamaah. Pola ini ditempuh ketika Agung bertugas di KUA Minggir.

Ketika bertugas di KUA Kalasan, Agung membuat WA Grup, KAMU SUAMI dan KAMU ISTRI. Konsepnya sederhana, dimana setiap hari semua pengantin yang dicatat pernikahannya di KUA Kalasan akan mendapatkan kirim satu hadis setiap hari. Harapannya, dapat menjadi tambahan pemahaman keagamaan mengingat tidak sedikit pasangan pengantin yang setelah menikah justru berhenti mengaji dengan berbagai alasan/sebab. Kalau setiap hari dikirim, mereka dapat membaca setiap saat tanpa mengganggu aktifitas lainnya.

Agung berterus terang bahwa ia prihatin dengan meningkatkan permasalahan keluarga yang berakhir pada perceraian. Kemudian ia menduplikasi konsep "after sales service" (pelayanan purna jual) yang dilakukan oleh Dealer Motor atau mobil dengan program-program semacam service dan ganti olie gratis bagi konsumen yang membeli motor atau mobil. 

Intinya, ia berkeyakinan bahwa meski sudah menikah, pasangan pengantin perlu terus mendapatkan pendampingan dan mempunyai ruang/media yang dapat menjadi sarana untuk berbagi pengalaman dalam membina keluarga. Karena menurut Agung" "sakinah bukan lah sesuatu yang datang tiba-tiba, melainkan proses yang harus diupayakan secara terus menerus".  

Di KUA Sleman ini, Agung berharap ada peran masyarakat, khususnya melalui tokoh/takmir masjid untuk bersama mempersiapkan perkawinan dan mendampingi pasangan pengantin untuk mempertahankan keluarga dan mewujudkan keluarga sakinah. Ia berkeyakinan ketahanan keluarga berbasis masjid akan mampu menurunkan tingkat percerian dan menjadi kanal bagi pasangan nikah yang memerlukan pendampingan sehingga tidak salah dalam mencari jalan keluar dari problemetika keluarga.
Share:

Agung Nugraha: Nahkoda baru KUA Kecamatan Sleman

Terhitung sejak tanggal pelantikan, 01 Maret 2018, Raden Agung Nugraha, S.Ag., MA, resmi menjadi nahkoda KUA Kecamatan Sleman menggantikan seniornya, Drs. H. Sukirman, MA yang dilantik berdasarkan SK Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah istimewa Yogyakarta.

Karir Pekerjaan
Agung Nugraha (sering dipanggil mas Agung), mengawali karirnya di kementerian Agama dimulai tahun 1999 ketia ia diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan jabatan Calon Pegawai Pencatat Nikah (CPPN) dan ditempatkan pada KUA dilingkungan Kandepag Singaraja Prop. Bali. Selanjutnya Agung ditugaskan  sebagai pegawai pada KUA Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung Bali karena kantor Departemen Agama Kab, Singaraja ikut terbakar pada kerusuhan tahun 1999.

Setelah menghadap Kepala Kantor, Drs. Ngakan Ketut Juni, Agung "ditahan", tidak jadi ditempatkan di Nusapenida tetapi ditugaskan menjadi pencatat surat pada Sub Bag Umum Kandepag Kabupaten Klungkung. Pertimbangannya karena kebutuhan yang lebih mendesak di Sekretariat, sementara KUA Nusa Penida sudah ada PPN-nya dan cukup satu orang.

Setelah tugas selama tiga tahun di Bali, Agung berkesampatan pindah ke Jogja pada tahun 2002 dan ditempatkan di KUA Kecamatan Pakem, kemudian diangkat sebagai penghulu di KUA Kecamatan Turi tahun 2007, Promosi sebagai Kepala KUA Kec. Minggir tahun 2012, mutasi sebagai Kepala KUA Kecamatan Kalasan tahun 2017, dan terakhir sebagai Kepala KUA Kecamatan Sleman.

Keluarga
Agung Nugraha terlahir pada 24 Oktober 1971 dari pernikahan antara H. R. Wahonosudiboyo dan Hj. Siti Rahayu. Pada Tahun 2002, Agung menikah dengan Muslichatun Noviana Hermini, SP dan dikaruniai tiga anak, Avi Alifa Failasufa (2003), Alm. Rahma 'Arifatus-tsania (2004) dan Hakam Nurulhaq (2006).

Pendidikan
Agung adalah 'anak kandung' Kementerian Agama, ayahnya yang pegawai Departemen Agama membimbing dan mengarahkan anak-anaknya menempuh pendidikan di sekolah agama. Karenanya tidak berlebihan bila Agung adalah 'anak kandung' Kementerian Agama karena semua jenjang pendidikannya ditempuh pada lembaga kementerian Agama. 

Pendidikannya dimulai sebagai murid pada Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Mutaqien di Medari (lulus 1984), kemudian melanjutkan sekolah di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Pakem (lulus 1987), berkesempatan 'nyantri" selama tiga tahun di Madrasah 'Aliyah Program Khusus (MAPK) MAN Yogyakarta 1 (lulus 1990), proyek unggulan Menteri Agama Munawir Sadzali, MA, dan kemudian melanjutkan kuliah di Jurusan Peradilan Agama pada Fakultas Syari'ah IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (lulus 1987). Sepulang dari Bali, Agung Menempuh pendidikan Master pada program Magister Studi Islam Univeesitas Muhammadiyah Yogyakarta pada konsentrasi Pemikiran Hukum Islam.

Organisasi dan Pengabdian Masyarakat
Sejak muda, Agung telah mempunyai kecenderungan pada organisasi sosial dan pengabdian pada Masyarakat. bahkan sejak sekolah Agung biasa tampil menjadi petugas upacara dan sebagai pengurus OSIS. 
Kiprah sosial dimulai sejak awal kuliah, ia telah menjadi Ketua Pengurus Karang Taruna (1990-1994), Sekretaris Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) tingkat Desa (1990-1995) dan AMM Kecamatan (1995-2000), serta aktif di BADKO TPA Kecamatan dan Kabupaten (1990-1999).

Dalam bidang keagamaan, Agung merintis penerbitan Bulletin jum'at 'Ibrah (1995), membidangi pendirian BMT. Mitra Reksa Bakti (1995), hingga merintis Pusat Kajian Islam dan Kemasyarakatan (PeKIK) DARUL FIKRI (2003). Agung juga terlibat sebagai Sekretaris LP2A Kecamatan Pakem (2002-2008), Anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sleman, Anggota Asosiasi Nadzir Wakaf Indonesia Kab. Sleman (2010-2014), Anggota Badan Wakaf Indonesia Perwakilan Kab. Sleman (2014-2017), Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pakem (2005-2015), Ketua PCM Pakem (2015-2017) dan Ketua Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PDM Sleman (2015-2020)

Terakhir, sejak 2014, Agung aktif sebagai sekretaris Yayasan Darul Muttaqien Medari yang begerak dalam bidang sosial, pendidikan, pengembangan masjid, bimbingan haji dan pengembangan wakaf produktif.

Semua kegiatan tersebut dijalani dengan penuh semangat dengan mendasarkan pada filosofi Air, 'mengalir dan memberikan manfaat kepada siapa saja' sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah, Sebaik-baik manusia ialah yang memberikan manfaat kepada manusia lainnya.
Share:

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Mengenai Saya

Sleman, Yogyakarta, Indonesia

DOA BERSAMA KUA SLEMAN BERSAMA LEMBAGA KEAGAMAAN

 Bertempat di Aula KUA Kecamatan Sleman, Senin jam 16.00 KUA melaksanakan do bersama untuk keselamatan negara yang dihadiri seluruh pegawai ...

Label

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.